Kamis, 31 Maret 2016

:: Sejarah Stik Balabushka ::




George Balabushka tidak memiliki kehidupan yang tidak mudah. Pada masa mudanya, Balabushka tidak tumbuh dalam lingkungan billiard, namun dia hidup pada tahun-tahun terakhir Perang Dunia I saat Revolusi Rusia berlangsung. Pada usia 12 tahun ia pindah ke USA, tepatnya di Ellis Island dan mengganti nama dari Gregory Balabushka menjadi George Balabushka. Balabushka menghabiskan seluruh karirnya bekerja dengan kerajinan kayu, 16 tahun diantaranya dia membuat cue stik sampai dengan akhir hayatnya ditahun 1975. Balabushka mulai membuat berbagai mainan anak dan furniture berbahan kayu di New York. Meskipun tidak memiliki pelatihan formal dalam bidang perkayuan, dia telah membuat kagum teman-teman dan keluarganya dengan potongan dan bentuk pertukangan kayu yang rumit yang dibuat berdasarkan kecintaannya terhadap kayu dan didukung dengan bakatnya yang luar biasa.

Disamping sebagai pengerajin kayu, Balabushka juga gemar bermain billiard untuk bersenang-senang. Dia suka bermain straight pool dan senang menghabiskan waktunya dengan para pemain professional. Dia juga ikut berkompetisi atau menghadiri hampir setiap pertandingan di daerah New York City. Atas dasar kecintaannya dengan dunia billiard, pada tahun 1959 dia membeli sebuah poolhouse lokal di Brooklyn yang berlokasi di 50th Street and 5th Avenue bekerja sama dengan temannya Frank McGown. Saat menjalankan usaha biliar, ia mulai melayani perbaikan stik billiard sebagai hobby dan kemudian muncullah ide untuk memproduksi stik billiard sendiri. Dimulai pada tahun yang sama, ia mulai membuat beberapa stik billiard untuk teman-temannya sebagai hadiah. Ini adalah pasangan yang tepat antara keahliannya dalam hal kerajinan kayu yang menjadi bakat alaminya dan kecintaannya dengan dunia billiard. 

Dalam rentang tahun 1959 dan 1962, Balabushka membuat sekitar 20 sampai 30 stik billiard per tahun secara paruh waktu. Karena kelangkaan jumlah cue maker pada saat itu dan kesempurnaan produknya, nama Balabushka cepat menjadi dikenal di kalangan pemain profesional. Pada akhir tahun 1962, Balabushka mulai menerima lebih banyak pesanan untuk membuat stik billiard yang tidak mungkin dikerjakan dengan sistem parih waktu. Oleh sebab itu, kemudian dia menjual sahamnya di poohouse lokal di Brooklyn dan merubah garasi rumahnya menjadi sebuah workshop. Pada tahun 1964, Balabushka mencurahkan waktu sepenuhnya sembari mengasah kemampuannya untuk membuat stik billiard. Diawali dengan merubah stik “Titlist” buatan Brunswick-Balke-Collender yang sangat populer pada saat itu, yang merupakan jenis stik “one piece”, bukan stik sambungan.

Tidak seperti banyak produsen besar stik billiard pada saat tersebut, Balabushka menekankan pembuatan stik dengan performa terbaik dan kesempurnaan desain serta konstruksi. Hal ini mencerminkan nilai-nilai yang telah ada dalam dirinya selama bertahun-tahun bergelut dalam dunia kerajinan kayu. Balabushka merupakan seorang inovator dalam hal konstruksi, finishing dan desain dari stik billiard. Kebanyakan stik bikinan Balabuska relatif polos dan tanpa ornamen yang rumit. Banyak teknik konstruksi khasnya telah menjadi standar dalam industri, seperti penggunaan irish linen untuk bahan wrap, pemilihan penggunaan kayu maple yang memiliki kelurusan urat kayu yang baik dan pemakaian ring kotak-kotak di atas wrap (ring B) yang sekarang dikenal sebagai cincin Balabushka dengan menggunakan kombinasi bahan kayu ebony dan ivory, serta banyak ornamen lainnya yang secara umum digunakan sampai saat ini.

Terdapat tiga klasifikasi dari stik yang diproduksi oleh Balabushka berdasarkan penggunaan jenis “Blank” dalam desain konstruksinya. “Blank” yang dimaksud adalah bagian butt stik billiard dimana terdapat bagian yang berasal dari penyusunan dari berbagai kombinasi bahan kayu keras yang telah dirakit, namun belum dilakukan proses pembubutan untuk menghasilkan bentuk akhir dari sebuah stik billiard. Sehingga dalam wujudnya belum terdapat wrap, joint pin, butt cap, bumper, inlays, dan lain sebagainya. Ciri khas lain dari stik buatan Balabushka adalah penggunaan kayu maple baik itu curly maple atau birdseye maple dengan susunan urat kayu searah pada bagian forearm. Disamping itu, penggunaan joint pin berbahan stainless steel dan butt cap berbahan delrin pada hampir keseluruhan produknya. Sebagian kecil dari stik billiard buatannya juga menggunakan bahan ivory pada joint colar serta butt cap, yang menjadikannya sebagai koleksi yang sangat berharga bagi kolektor. Penggunaan bumper yang sedikit berbeda dengan warna cokelat kemerahan serta penggunaan bahan kulit sebagai bahan wrap sangatlah dicari dan keberadaannya sangat langka. Balabushka juga membedakan dimensi panjang dari stiak buatannya yaitu 57.5 inch, dibandingkan dimensi standar yaitu 58 inch.

Selain “Bushka Rings”, berbagai bentuk dan bahan dekorasi ring juga digunakan atara lain plastik yang diberi warna dengan motif marble, perak, serta kayu lainnya. Untuk dekorasi inlay, Balabushka menggunakan mother of pearl dengan bentuk titik-titik kecil dan lekukan potongan berlian. Pada butt sleve, umumnya Balabushka menambahkan bahan burl untuk efek estetika. Beberapa ornamen lain yang digunakan juga sama dengan cue maker lain, seperti penggunaan ivory sebagai bahan inlay dan tandatangan di setiap stik buatannya. 

Titlist blank era (1959–1966)
Ketika Balabushka pertama kali memulai memperbaiki stik billiard saat bekerja di poolhouse, ia mulai mengubah stik lokasi (house cues) yang saat itu banyak di produksi oleh Brunswick menjadi stik custom. Ketika ia mulai membangun stik billiard sendiri pada tahun 1959, ia menggunakan “Blank” yang dibeli dari Brunswick dari lini product “Titlist” yang sama dengan stik lokasi (house cues) yang ia telah konversi. Banyak cuemakers pada era yang sama seperti Balabushka melakukan hal yang serupa, termasuk Frank Paradise (Paradise cues), Eugene Balner (Palmer cues, dinamai Arnold Palmer) dan Ernie Gutierrez (Ginacue), semua mengikuti jejak dari dari cue maker sebelumnya yang menguasai pembuat stik billiard bernama Herman Rambow.
Membangun “Blank” yang terdiri dari beberapa susunan kombinasi kayu keras dari nol adalah proses yang mahal dan melelahkan, dan hanya mampu dilakukan oleh perusahaan manufatur berskala besar. Bahan “Blank” buatan Brunswick memiliki kualitas yang baik, dengan bentuk poin, veneers dan desain konstruksi yang bagus. Dalam kasus ini, Balabushka dengan segala keterbatasan workshopnya yang hanya menggunakan 1 mesin lathe, membuat butt sendiri dengan konstruksi berlapis-lapis (splice) akan menjadi sangat sulit dan mahal baginya.

Burton Spain blank era (1966–1971)
“Titlist Blank” digunakan oleh Balabushka sampai tahun 1966, dimana ia dihubungi oleh orang Chicago bernama Burton Spain. Spain baru memulai membuat “Blank” buatan sendiri dan telah memasok rival terdekat Balabushka, yaitu Frank Paradise. Spain telah terobsesi oleh teknologi splicing ketika ia menemukan cara untuk menyempurnakan splicing “Titlist Blank” buatan Brunswick pada pertengahan tahun 1965.
Balabushka menerima tawaran Spain setelah melihat kualitas splicesnya. Membeli dari Spain juga memiliki keuntungan lain yaitu dapat meminta Spain agar menyesuaikan spesifikasi “Blank” yang telah ditentukan sebelumnya. Selama periode ini Balabushka mulai menggabungkan ornamen yang lebih rumit, termasuk inovasi “Bushka Ring” yang terkenal. Banyak cuemakers kemudian mengikuti untuk memasang “Bushka Ring” baik di atas wrap dan di butt sleve dibawah bagian wrap. Namun, Balabushka hanya memasang dibagian ata wrap yang dipercaya dapat membantu dalam menjaga titik keseimbangan yang lebih tinggi pada pada stik billiard buatannya. Pada tahun 1970, Spain menjual bisnis produksi “Blank” kepada John Davis, yang telah beberapa tahun membantu Spain Balabushka terus membeli “Blank” dari Davis sampai 1971.

Gus Szamboti blank era (1971–1975)
Pada tahun 1971, Balabushka bertemu dengan Gus Szamboti disebuah turnamen. Szamboti telah bekerja untuk RCA sebagai juru gambar dan desainer, tapi PHK oleh RCA yang sangat umum terjadi pada waktu itu, membuat ia mulai merancang dan menjual stik billiard sebagai pilihan pekerjaan yang lebih stabil. Meskipun ia juga mulai produksi “Blank” dengan bahan yang diproduksi oleh WICO dari Chicago, Szamboti kemudian mulai membuat “Blank” sendiri. Balabushka sangat terkesan dengan “Blank” buatan Szamboti, dan ia menjadi pelanggan pertama Szamboti dengan membeli “Blank” dari Szamboti seharga $18 perbuah.
Stik billiard buatan Balabushka dari era Gus Szamboti ditandai oleh forearm berbahan maple dengan garis urat yang lurus termasuk empat poin ebony dengan empat veneers yang biasanya berwarna hitam, hijau, putih dan mahogani, atau kadang-kadang dengan veneer oranye antara mahogani. Stik Balabushka yang dibuat pada periode ini, dikategorikan sebagai yang terbaik. Terdapat rumor yang belum dikonfirmasi bahwa beberapa stik billiard pada era ini menggunakan “Blank” dibuat oleh Balabushka sendiri.

George Balabushka meninggal pada tahun 1975, kehilangan tragis tidak hanya dialami oleh keluarga dan teman-temannya, tetapi juga masyarakat biliar secara keseluruhan. Tapi legendanya tetap hidup dalam improvement yang dia lakukan dalam pembuatan stik billiard dan diadopsi oleh banyak produsen stik billiard diberbagai tempat. Adegan terkenal di tahun 1986 sekuel The Hustler, The Color of Money dimana Tom Cruise diberikan stik billiard yang indah oleh Paul Newman dan mengatakan, "Ini adalah Balabushka," membuat nama Balabushka identik dengan stik billiard kualitas terbaik. David Forman sebagai pendiri Adam custom cues, membeli lisensi pemakaian nama Balabushka untuk digunakan dalam salah satu lini produksinya dari keluarga George Balabushka. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan serta untuk mengenang salah satu tokoh terbesar dalam biliar modern.

Sumber : Diambil dari beberapa sumber di internet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar